PENEMUAN TITIK AIR DI DAERAH TAMBANG TLOGOWATU

Peristiwa penemuan mata air tersebut bermula saat mesin Escavator milik Dirjo Wiyono melakukan aktifitas reklamasi lahan bekas tambang pasir miliknya yang terletak di lereng Gunung Merapi. Saat mesin menyentuh batu besar, tiba-tiba air menyembur air dari bawah batu tersebut. Setelah ditelusuri, diketahui mata air tersebut muncul dari bebatuan dan ditemukan lebih dari satu mata air.
“Sebenarnya titik air itu sudah kami curigai pada waktu musim kemarau bulan lalu, tetapi kami belum yakin bahwa air tersebut memang sumber mata air beneran. Maka hari ini dilakukan penggalian dibantu tim Tehnis dari PDAM Klaten, ternyata apa yang kami duga benar,” ujar Dirjo.
Dirjo meyakini, bahwa temuan sumber mata air kali ini adalah jawaban dari Yang Maha Kuasa kepada masyarakat Desa Tlogowatu, yang selama bertahun-tahun menginginkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Ia berharap, sumber mata air tersebut bisa bermanfaat dan bisa mendatangkan suatu keberkahan tersendiri bagi semua warga masyarakat.
Di tempat yang sama, salah satu tim Tehnis PDAM Klaten, Sugeng, mengatakan, mata air tersebut masih dipastikan lagi beberapa hari untuk mengetahui berapa liter debit air yang keluar. Rencananya, tim Tehnis akan melakukan pengecekan menggunakan Geolistrik setelah diketahui sumber itu benar. Berdasarkan pantauan, selama aktifitas penggalian hingga petang, mata air tersebut cepat memenuhi kubangan dan merendam sekeliling area galian

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan